Lampung Timur, Ankasa Post, Id. Sosialisasi yang di lakukan oleh Ir Hanan A Rozak M.S salah satu Anggota MPR/ DPR RI terkait Empat Pilar MPR RI, yang di laksanakan di Balai Desa Purbosembodo Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur Jum,at 12 Desember 2025 meninggalkan kekecewaan pada Masyarakat.
Bermula yang hadir dari 7 Desa yang ada di Kecamatan Metro Kibang kurang lebih dari 140 undangan yang hadir dari masing masing Desa yang ada mulai dari para Kepala Desa hingga Perangkat dan Tokoh Masyarakat , sangat berharap dengan kehadiran Anggota MPR/ DPR RI, setidaknya apa yang menjadi keluh kesah maupun problem terkait Pembangunan terutama aksen jalan Desa akan dapat tersalurkan melalui Anggota DPR yang notabenya orang orang yang telah mewakili Hak Politik Rakyat dalam menyampaikan semua aspirasi.
Dengan adanya kehadiran anggota MPR/DPR RI dari Komisi V bersama Komisi III DPRD Lampung Timur, untuk yang pertama kali, harapan Masyarakat akan adanya dialog langsung antara Masyarakat dengan Wakil Rakyat, namun karena acara yang terkesan terburu buru, yang sehingganya para undangan hanya sebatas mendengarkan pemafaran semata, yang kesemua tidak adanya ruang atau waktu bagi Masyarakat untuk mendapatkan kesempatan sebagaimana yang di harapkan.
” Kekecewaan itu nampak jelas sekali pada raut wajah para undangan yang hadir ketika acara tersebut terkesan sangat buru buru, yang sehingganya selain menorehkan kekecewaan acara itu pun memantik Pertanyaan bagi Masyarakat, yang semestinya acara tersebut merupakan dan menjadi sebuah Forum terbuka bagi Masyarakat untuk menyampaikan sebuah pendapat justru sosialisasi itu menjadi forum singkat.
Sebagaimana yang di sampaikan oleh Kades Purbosembodo, (Pariman) yang kebetulan sebagai tuan rumah dalam acara tersebut, dirinya sangat benar benar kecewa dengan acara tersebut, dengan atau tanpa adanya waktu untuk tanya jawab antara Masyarakat dengan DPRI RI maupun DPRD, lantaran yang ia tahu selama ini dan biasanya yang namanya Anggota DPR melakukan giat dapat di pastikan adanya sesi tanya jawab, namun kenapa dengan kehadiran DPR RI justru tidak ada sesi tanya jawab, karena yang Masyarakat inginkan selain dan setelah mendengarkan pemafaran dari DPR RI maupun DPRD Masyarakat di berikan waktu walau dengan batasan yang sehingganya DPR RI maupun DPRD bisa menyerap aspirasi Rakyat tandas Pariman( Ami Bambang)






