Perpustakaan Daerah Kabupaten Magetan makin dekat dengan masyarakat berkat layanan after school

  • Whatsapp

Magetan,AnkasaPost.Id- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan terus melakukan inovasi program guna mendekatkan perpustakan dengan masyarakat berbasis inklusi sosial.

 

Bacaan Lainnya

Program layanan after school merupakan salah satu layanan perpustakaan yg memfasilitasi kebutuhan siswa di Magetan dalam meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan. Sebagai implementasi dari program Transformasi perpustakaan sebagai pusat informasi masyarakat berbasis inklusi sosial.

 

Hal ini disampikan Suhardi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan ” Program ini sudah dimulai sejak tahun 2020 lalu. Perpustakaan berbasis inklusi sosial yang menjadikan perpustakaan tidak hanya tempat baca dan pinjam buku tetapi ruang interaksi masyarakat dari semua lapisan mulai anak, remaja, dewasa , disabilitas dan lansia.” jelasnya. (22/12/2025)

 

” Perpustakaan daerah Magetan bekerjasama dengan volunter yaitu siswa SMA/K dan mahasiswa, guru serta relawan TIK Kabupaten Magetan sebagai tenaga pengajar. Dengan dukungan dari para volunter kegiatan ini makin berkembang, baik itu jumlah peserta maupun jenis layanan makin beragam.” pungkas

Berikut ini jadwal kegiatan after school yang bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat Magetan

1.Kelas matematika hari senin jam 15.00

2.Kelas bahasa Indonesia hari selasa jam 15.00

3.Kelas gambar hari rabu jam 15.00

4. Kelas tari hari Kamis jam 15.00

5. Kelas bahasa Jepang hari Kamis jam 15.00

6. Kelas bahasa Jawa hari Jum’at jam 15.00

7. Kelas bahasa Inggris hari sabtu jam 13.00

8. Kelas komputer anak hari sabtu jam 10.00

9. Kelas komputer disablitas hari sabtu jam 13.00

 

Selain itu ada salah satu program inovatif dari Dinas Arpus Magetan ini yaitu program komputer disabilitas. Dimana para penyandang disabilitas difasilitasi guna memperoleh pengetahuan komputer yang diharapkan bisa menjadi salah satu keahlian mereka guna mendapatkan sumber penghasilan juga sebagai media ajang kreativitas mereka. (BS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *