Pasuruan//Ankasapost.Id – Saat dikonfirmasi diMess Pabrik Briket Wonorejo Pengelolanya yang bernama Berto ngotot dan ngeyel dengan enteng sambil menjawab ‘Saya Hanya Sebagai Pekerja’ terkait kasus salah satu karyawan yang kena mesin giling pada bulan Februari 2026 yang bernama Mahtumah (39) Warga Kendang Tengah Desa Kendang Dukuh.
Gus Ujay selaku Ketua Umum LSM P-MDM Pasuruan “Saya mendesak pada pengelola Pabrik Briket CV Faraya Mansion Surindo Berto untuk sesegera mungkin memberikan santunan yang layak pada korban Mahtumah karena selama ini pihak korban tidak pernah mendapatkan santunan apa apa, karena korban sudah mengalami cacat permanen”.
Selanjutnya Gus Ujay tegaskan “Dan saya sangat kecewa atas jawaban dari Berto, yang terkesan tidak pedulikan para karyawannya yang jelas jelas mengalami kecelakaan kerja tanpa adanya BPJS, tanpa ada izin yang jelas , kecewanya lagi disaat di Rumah Sakit keterangannya pun dipalsukan Dengan alasan bahwa korban Mahtumah kecelakaan dirumah, sedang itu sudah jelas kena mesin giling di pabrik”.
Terakhir Gus Ujay sampaikan Kalau tidak ada iktikat baik dari Pabrik Briket CV Faraya Mansion Surindo Wonorejo maka besok akan kita naikkan ke Disnaker, Perijinan, dan juga Kejaksaan Negeri Pasuruan, saya akan perjuangkan Hak Hak Karyawan, saya gak peduli langkah kedepannya bagaimana karena sudah menyalahi aturan ketenagakerjaan si Berto pun juga sudah cuci tangan dalam kasus ini”. Pungkasnya. (Rief)






