Lamongan, ankasapost.id,Sebuah proyek pekerjaan di Desa Tlogoagung, Kecamatan Kembangbau, menuai tanda tanya. Pasalnya, pekerjaan yang tengah berlangsung tersebut tidak terlihat dilengkapi papan informasi proyek di lokasi.
Ketiadaan papan informasi membuat masyarakat kesulitan mengetahui secara jelas jenis pekerjaan yang sedang dilakukan, sumber anggaran, nilai proyek, hingga siapa pihak yang menjadi pelaksana kegiatan.
Saat dikonfirmasi di lokasi, salah seorang pekerja justru mengaku tidak mengetahui secara jelas proyek apa yang sedang dikerjakan. Ketika ditanya mengenai pihak yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut, pekerja menyebut nama “Pak Fery”.
Selain itu, para pekerja yang berada di lokasi juga disebut tidak mengenakan atribut atau identitas yang menunjukkan perusahaan maupun pihak pelaksana pekerjaan.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait transparansi publik. Apabila pekerjaan tersebut menggunakan anggaran pemerintah atau anggaran yang bersumber dari keuangan publik, masyarakat tentu berhak mengetahui informasi mengenai kegiatan yang sedang dilaksanakan di wilayahnya.
Proyek apakah yang sedang dikerjakan? Siapa pelaksananya? Berapa nilai anggarannya? Dari mana sumber dananya? Serta berapa lama pekerjaan tersebut dilaksanakan?
Keterbukaan informasi mengenai proyek publik bukan sekadar persoalan papan informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dari transparansi dan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Karena itu, pihak pelaksana maupun instansi terkait diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai proyek tersebut. Penjelasan tersebut penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan tidak muncul berbagai dugaan akibat minimnya informasi di lapangan.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak yang disebut maupun instansi terkait mengenai proyek tersebut.(Ardi)






