Pasuruan//Ankasapost.Id – Penebangan secara liar milik Perhutani di wilayah Dusun Tambak Watu Desa Tambaksari Kecamatan Purwodadi, disinyalir ada kepentingan pribadi, mereka para oknum juga telah merusak ekosistem yang ada tidak memikirkan dampaknya sama sekali.
Pahon pinus yang seharusnya sebagai tempat penyangga agar supaya di musim hujan tanah dari wilayah gunung Arjuno tidak mengalami longsor, ada yang ditebang dengan cara dibakar dan ada pula ditebang secara manual.
Kawasan hutan milik perhutani malah dibuat ajang sama oknum oknum yang tak bertanggung jawab, maka pengerusakan hutan ini bisa dipastikan 5 hingga 10 tahun yang akan datang hutan di lereng gunung Arjuno tersebut akan habis dan gundul.
Menurut keterangan dari Kasun Tambak Watu Sumarto mengatakan ,”Bahwa penggarap nya memang ada 2 opsi yang pertama adalah resmi dibawah kementrian dan para penggarap mempunyai surat walaupun bukan SHM dan yang menaungi adalah Koperai Lesung Gumilang Sejahtera”,
,”Kemudian yang kedua adalah penggarap lahan tersebut adalah dengan pihak perhutani ini masih dalam pendataan secara kolektif, seperti itu mas”, Ujar Kasun Sumarto pada Media Ankasapost.id
Tapi yang jadi pertanyaan adalah kenapa pohon pinus dan pohon randu itu ditebang tidak ada peremajaan sama sekali ada yang dibakar ada yang ditebang manual seperti itu ?.
Kemudian siapa yang bertanggung jawab terkait pohon yang sudah ditebang secara liar tersebut ?. (Rief)






