MOJOKERTO,AnkasaPost.Id— Ribuan pasang mata menyaksikan pergantian nahkoda Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto dalam acara Pisah Sambut Kapolres Mojokerto yang digelar di Lapangan Polres Mojokerto, Jumat (2/10/2026).
Tongkat kepemimpinan Polres Mojokerto kini resmi berpindah kepada AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., menggantikan AKBP Andi Yudha Pranata.
Dalam kesempatan tersebut, Erik memilih menyampaikan sambutan dengan penuh kerendahan hati. Ia mengaku tidak ingin banyak berbicara karena perjalanan dan capaian selama bertugas sebelumnya telah disampaikan melalui tayangan selayang pandang.
“Saya tidak akan banyak menyampaikan apa-apa karena sudah dilihat sendiri di Selayang Pandang,” ujar Erik.
Di hadapan jajaran anggota Polres Mojokerto, Bhayangkari, serta para tamu undangan, Erik kemudian mengungkapkan sosok yang menurutnya memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya, yakni kakak asuh yang ia sebut Bang Andi.
“Berkat bimbingan Bang Andi ketika di taruna dulu saya bisa sukses seperti ini karena bimbingan beliau,” tuturnya.
Erik sebelumnya bertugas di Magetan. Sejumlah capaian yang diraih selama menjalankan tugas di daerah tersebut turut menjadi bagian dari perjalanan kariernya, termasuk capaian IPA 100, pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), serta sejumlah penghargaan dari Kapolri dan Kapolda.
Semangat dan pengalaman tersebut, kata Erik, akan dibawanya ke Mojokerto.
“Semua semangat ini sengaja saya bawa supaya bisa mendorong dan mendoakan insyaallah saya bisa diberikan kekuatan bisa seperti Kakak asuh Bang Andi, bisa sukses seperti Mbak Diva di sini membawa Polres Mojokerto lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Minta Diterima sebagai Warga Mojokerto
Salah satu bagian yang menjadi perhatian dalam sambutannya adalah ketika Erik meminta masyarakat dan seluruh keluarga besar Polres Mojokerto untuk menerima dirinya sebagai orang baru di Bumi Majapahit.
“Terakhir dari kami sebagai orang baru di Bumi Majapahit, kami diterima sebagai warga di Bumi Majapahit ini,” katanya.
Ia juga meminta agar masyarakat maupun anggota tidak segan memberikan teguran, kritik, dan masukan apabila dalam menjalankan tugas terdapat kekurangan atau kekhilafan.
“Kalau ada kekurangan dari kami, kekhilafan dari kami, mohon kami ditegur, mohon kami dikasih masukan saran supaya kami tidak salah dalam bertindak.”
Erik menegaskan, kedatangannya ke Mojokerto bukan untuk membangun jarak dengan masyarakat. Ia justru ingin menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat.
“Tentu saja kami hadir bukan sebagai pemimpin di sini tapi sebagai masyarakat.”
Semangat tersebut, lanjut dia, sejalan dengan tagline Kapolri Jenderal Suyudi Aryo Seto, yakni Polri Bersama Masyarakat.
Erik juga menekankan pentingnya pelayanan kepolisian yang mudah diakses masyarakat. Ia berharap tidak ada lagi warga yang merasa takut atau enggan datang ke kantor polisi ketika membutuhkan bantuan.
“Masyarakat datang ke kantor polisi diberikan solusi bukan diberikan permasalahan. Tidak ada lagi masyarakat yang datang ke kantor polisi, lapor kehilangan ayam harus jual sapi,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran untuk memperhatikan berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan kepolisian, khususnya di lingkungan Polres Mojokerto.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para tamu dan anggota yang hadir.
Hormati Pendahulu
Suasana haru terasa ketika Erik menyampaikan penghormatan kepada pendahulunya.
Ia menyampaikan ucapan selamat jalan kepada AKBP Andi Yudha Pranata beserta keluarga dan menegaskan bahwa hubungan silaturahmi tetap harus terjaga.
“Selamat jalan kepada kakak asuh tercinta kebanggaan kami Bang Andi serta Mbak Diva beserta keluarga. Pintu Polres Mojokerto selalu terbuka lebar,” ucapnya.
Bahkan, Erik memberikan pesan khusus kepada seluruh anggota Polres Mojokerto agar tetap menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan pejabat sebelumnya.
“Saya memberikan perintah kepada anggota seluruhnya, Kapolres tetaplah Pak Andi Yudha Pranata, saya hanyalah penggantinya dan kita harus selalu bina silaturahmi dan komunikasi sampai kapan pun dengan beliau, setuju?”
Pernyataan tersebut menjadi salah satu penutup dalam rangkaian acara pisah sambut yang berlangsung penuh kekeluargaan.
Kini, estafet kepemimpinan Polres Mojokerto berada di tangan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Dengan membawa pengalaman dari tempat tugas sebelumnya, ia menyatakan kesiapan untuk bersama seluruh jajaran dan masyarakat memberikan yang terbaik bagi Mojokerto.
Pergantian jabatan pun bukan sekadar pergantian nama di kursi Kapolres, tetapi menjadi awal bagi komitmen baru dalam membangun pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat Bumi Majapahit. ( SriH)






