KEDIRI KOTA, ANKASAPOST.ID – Kantor Bersama (KB) Samsat Kota Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, ramah, profesional, dan bebas dari pungutan liar (pungli).
Memasuki bulan Juli 2026, instansi pelayanan publik ini semakin memperketat integritas internal sekaligus menghadirkan berbagai inovasi layanan yang memudahkan masyarakat (wajib pajak) dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor mereka.
Saat ditemui oleh tim media Ankasapost, suasana di area pelayanan Samsat Kota Kediri yang berlokasi di Jalan Super Semar No. 80, Kediri tampak berjalan dengan sangat tertib dan kondusif.
Para petugas dengan sikap humanis, 3S (Senyum, Sapa, Salam), sigap membantu mengarahkan setiap warga yang datang, mulai dari meja informasi, proses verifikasi berkas, hingga loket pembayaran.
Komitmen Pelayanan Bersih, Akuntabel, dan Bebas Calo
Pihak manajemen Samsat Kota Kediri menegaskan bahwa seluruh alur pengurusan, baik itu pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan maupun lima tahunan (ganti plat), wajib mengikuti prosedur resmi yang transparan. Sistem penataan antrean elektronik yang diterapkan terbukti mampu memotong rantai praktik percaloan dan pungli, sehingga memberikan kepastian waktu dan biaya bagi wajib pajak.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengurus dokumen kendaraannya secara mandiri guna merasakan langsung kemudahan dan kenyamanan fasilitas yang disediakan.
Inovasi Layanan Guna Memangkas Antrean
Untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan, Samsat Kota Kediri mengoptimalkan beberapa program unggulan di bulan Juli ini, antara lain:
Mobil Samsat Keliling (Samkel): Disebar ke berbagai titik strategis kota untuk memecah kepadatan antrean di kantor induk.
Samsat Corner dan Payment Point: Memudahkan warga pinggiran kota dan kaum lansia agar tidak perlu menempuh perjalanan jauh.
Layanan E-Channel Samsat Jatim: Fasilitas digital yang memungkinkan pembayaran pajak tahunan secara praktis lewat aplikasi smartphone.
Apresiasi Positif dari Masyarakat
Peningkatan kualitas pelayanan ini mendapat respons positif dari warga setempat.
Salah satu wajib pajak yang sedang mengurus STNK menyatakan kepuasannya atas kecepatan sistem yang ada. Menurutnya, proses verifikasi berkas hingga pembayaran kini berjalan transparan dan jauh lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dengan terus bergulirnya inovasi humanis ini, KB Samsat Kota Kediri berharap kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor akan semakin meningkat demi kelancaran pembangunan daerah Jawa Timur.(Yati)






