MOJOKERTO –Ankasapost.id,Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Agus Fauzan, melaksanakan kegiatan Reses Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Brangkal, Kecamatan Brangkal, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman pribadi M. Agus Fauzan tersebut dihadiri perwakilan DPC dan PAC PKB, warga masyarakat, serta sejumlah tokoh setempat.
Dalam sambutannya, M. Agus Fauzan menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi, keluhan, maupun harapan masyarakat. Menurutnya, komunikasi dua arah antara wakil rakyat dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan.
“Tugas kami tidak hanya duduk di gedung DPRD, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mendengar langsung permasalahan yang dihadapi. Apa yang Bapak/Ibu sampaikan hari ini akan saya tampung dan usahakan untuk dijadikan program kerja atau diperjuangkan dalam pembahasan anggaran,” ujar M. Agus Fauzan.
Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto yang membidangi pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, dan budaya, M. Agus Fauzan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan.
Ia mengungkapkan, dalam satu setengah tahun terakhir dirinya banyak menerima advokasi masyarakat berkaitan dengan kendala pembayaran iuran BPJS Kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
“Selama satu setengah tahun terakhir, saya banyak menerima advokasi terkait kendala pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Saya berkomitmen untuk terus mengawal hal ini agar tidak ada warga yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan karena masalah administrasi atau biaya,” jelasnya.
Warga Sampaikan Aspirasi Infrastruktur dan Hibah
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah aspirasi. Di antaranya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur, seperti kondisi mushola yang mengalami kerusakan, serta permintaan bantuan hibah.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, M. Agus Fauzan mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan dikaji, terutama terkait kesesuaian dengan regulasi serta ketersediaan anggaran pemerintah daerah.
Ia menegaskan, dirinya akan berupaya menjalankan fungsi sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah daerah.
“Saya bertugas sebagai jembatan.
Permasalahan dari masyarakat akan saya sampaikan ke eksekutif (pemerintah), dan program dari pemerintah akan saya sosialisasikan kembali ke masyarakat. Mari kita bersinergi agar pembangunan di Kecamatan Brangkal, khususnya Desa Brangkal, dapat berjalan optimal,” pungkasnya. ( Parti)






