Pasuruan//Ankasapost.Id- Tindakan yang sangat merusak nama baik Desa Wrati Kecamatan Kejayan yang melakukan check Sound tadi malam, pasalnya penontonnya kisruh dan adu pukul dan saling serang, tidak tau kasus awalnya yang bagaimana bisa terjadi hal semacam itu.
Kemudian tidak kalah serunya ada salah satu warga pulang ke Desa Kademungan malah kena palak oleh panitianya 25.000 apa tujuannya mereka ini, tindakan yang seharusnya tidak terjadi, maka kasus ini ramai di media sosial tadi malam.
Apa memang kesemuanya ini tidak ada tindakan sangsi ataupun komunikasi antar panitia, terkait tehnis pelaksanaannya sampai sampai warga yang niat pulang malah kena palak dengan bayar sejumlah uang.
Menurut salah satu warga wrati yang tidak mau diberitakan mengatakan ,”Saya sebagai warga justru sangat mengecam keras atas tindakan oknum panitia tersebut, hal ini mengesankan kalau kegiatan Wrati Carnival dengan adanya sound horeg ini bukan nilai positif yang didapat akan tetapi kegiatan ini adalah terkesan negatif mas”, ungkap warga tersebut.
Dan statment juga disampaikan netizen di medsos dengan bahasa jawa di akun cecerinn ,”Papaku mole kerjo ditarik25K bayangno, wonge bengi bengi mole kerjo teko winongan ndadak mole Nang Kademungan ditarik i 25K mek gawe liwat tok, bukane Kate ndelok papaku arep mole uduk arep ndelok, kate lewat kidul Yo ditutup pisan karepe piye ??, kancane Podo 15-20K, Iki 25K duhh, mbok Yo mikir wong mole kerjo ditarik i ki jane piye??njaluk tulung ojo karepe dewe, masio Kate ndelok Yo wes towok wingi Kademungan Yo wes mari”, ujarnya. (Rief)






