Pasuruan//Ankasapost.Id –Bagaimana menurut anda acara Musik Discotik Sound Horeg di Wrati Carnival yang begitu keras yang bareng dengan acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, hal ini terkesan sudah jelas menodai ummat muslim yang menyelenggarakan acara Maulid Nabi.
Yang seharusnya musik diskotik dari sound horeg tersebut disaat melewati musholah yang sedang mengadakan acara Maulid Nabi wajib dimatikan musiknya, bukan malah ngajak saingan dimana jamaah yang ada di masjid mengumandangkan sholawat nabi dan musik sound horeg tidak mengecilkan suara yang begitu menggelegar, tidak pedulikan kegiatan ummat.
Tindakan seperti ini sangat dikecam keras oleh Ketua Umum LSM P-MDM Wonorejo Pasuruan Gus Ujay mengatakan dengan lantang ,”Tindakan Pemerintah Desa Wrati dalam hal ini Kadesnya dan juga para panitianya, tidak menghargai ummat muslim sama sekali perihal kasus jama’ah yang adakan maulid nabi di masjid pihak peserta Sound Horeg tidak peduli dan musiknya yang sangat keras”.
Dilanjutkan oleh Gus Ujay ,”Sungguh miris horeq yang di lakukan desa wrati seolah olah bersaing dengan kegiatan religi selain pembacaan maulid yang dilantunkan di masjid yang di lewati di depannya sound tidak dihentikan di dalam pembacaan maulid di luar menari dengan lagu yang erotis”, ungkap Gus Ujay pada media ankasapost.id.
Pak Yanto warga setempat juga sangat menyayangkan perihal Sound Horeg yang melintasi didepan masjid dimana Acara Maulid Nabi tak diindahkan sama sekali, apa hal tersebut bisa dikatakan sebagai ummat muslim?”, pungkasnya. (Rief)






