Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Rehabilitasi Jalan Puspo–Jimbaran Jadi Sorotan

  • Whatsapp

Pasuruan//Ankasapost.Id – Pekerjaan plengsengan pada proyek rehabilitasi Jalan Puspo–Jimbaran, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, menjadi sorotan setelah adanya dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

Bacaan Lainnya

Proyek dengan Nomor Kontrak 00.3.3/002.PA.03-REHAB/DAK/103/2026 tersebut dilaksanakan oleh CV Rizki Abadi dengan konsultan pengawas Kusuma Abadi. Proyek ini diketahui menggunakan anggaran negara sebesar Rp4.613.753.800.

 

Berdasarkan hasil konfirmasi dan pemantauan awak media di lapangan, ditemukan sejumlah dugaan permasalahan. Di antaranya, campuran semen dan pasir yang diduga tidak sesuai spesifikasi, pekerja yang diduga tidak menggunakan alat pelindung diri atau standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta adanya dugaan ketidaksesuaian ukuran ketebalan dan ketinggian plengsengan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

 

Selain itu, pada pemasangan batu kali masih terlihat sejumlah celah yang belum terisi adukan secara maksimal. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi kekuatan konstruksi dan berpotensi mengalami pengikisan saat terjadi banjir, sehingga rawan mengalami kerusakan atau bahkan ambrol.

Awak media juga menyoroti aspek keterbukaan informasi publik. Pasalnya, di dalam Pagu, anggaran tersebut tidak tertulis volume pekerjaan. secara jelas pada papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi pekerjaan.

Masyarakat berharap mengetahui volume pekerjaan tersebut. dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)

 

Kabupaten Pasuruan segera melakukan pemeriksaan dan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis, RAB, dan ketentuan yang berlaku.

 

Dan yang sangat mencolok dalam pelaksanaan proyek dengan Jimbaran Puspo dengan anggaran besar dimana para pekerja tidak pernah pakai safety K3, tidak adanya P3K alias obat obatan yang kesemuanya sudah masuk bugjet anggaran disaat pengajuan tapi sama pihak CV Rizka Abadi telah dilanggar dengan secara terang terangan ini sudah bisa dipastikan kalau pelaksana proyek ini menganggap hal sepele dan tak diperhatikan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun pihak terkait masih diharapkan memberikan klarifikasi atas berbagai dugaan yang berkembang di lapangan. (Rief/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *