Pasuruan//Ankasapost.Id – Dapur MBG Kidul Dalem Wonorejo yang sekarang jadi sorotan publik diduga buat alibi dan mencari pembenaran dengan menjabarkan produk susu yang sudah mau Expired, Susu Mengental , Basi? Belum tentu
Belakangan muncul pertanyaan di masyarakat terkait susu yang terlihat mengental setelah dibuka pada distribusi Program MBG.
“Kami ingin menjelaskan secara terbuka agar masyarakat memahami apa yang sebenarnya terjadi.
Pertama, perlu dipahami bahwa susu yang digunakan salah satunya adalah Diamond Fresh Milk, yaitu susu pasteurisasi (fresh milk).
Berbeda dengan susu UHT, susu pasteurisasi memiliki karakteristik: Lebih segar karena proses pemanasan lebih ringan, Masa simpan lebih pendek (sekitar ±1 bulan sejak produksi),Harus disimpan pada suhu dingin (0–4°C), Karena sifatnya sebagai produk segar, susu jenis ini juga lebih sensitif terhadap perubahan suhu. Dalam kondisi tertentu, perubahan suhu selama proses distribusi dapat menyebabkan protein susu menggumpal, sehingga tekstur terlihat lebih kental setelah dibuka.
Hal ini bukan disebabkan oleh harga produk, tetapi karena karakteristik alami susu pasteurisasi. Perlu kami tegaskan juga bahwa susu yang digunakan masih berada dalam masa kedaluwarsa yang aman, dengan tanggal kedaluwarsa tercatat 05 April 2026”.
“Dalam temuan di lapangan, terdapat sebagian kecil kemasan yang mengalami perubahan tekstur. Produk tersebut langsung ditarik dan diganti, sehingga tidak dikonsumsi oleh penerima manfaat. SPPG sendiri memilih menggunakan susu fresh milk karena ingin memberikan produk susu yang lebih segar kepada penerima manfaat, dibandingkan memilih susu dengan proses sterilisasi tinggi seperti UHT. Namun karena sifatnya sebagai produk segar, susu pasteurisasi memang memiliki tantangan dalam distribusi, terutama terkait rantai pendingin (cold chain) serta ketersediaan stok di pasaran yang juga terbatas.Setiap temuan di lapangan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki sistem distribusi dan menjaga kualitas pangan bagi penerima manfaat Program MBG”. Sesuai kutipan dalam group WA.
Menurut narasumber yang enggan diberitakan dengan lantang mengatakan “Gini aja mas…suruh minum aja susu yang sudah kempel yang warnanya sudah menguning Monggo mas divideokan dan dipublikasikan sekalian katanya pemilik Dapur MBG Kidul Dalem susunya itu aman pingin tau saya jangan hanya pake teori yang penting prakteknya jangan hanya teori katanya menurut dia aman Monggo kalau berani mas”, ujarnya.
Menurut ahli gizi, Susu basi disebabkan oleh pertumbuhan bakteri berlebih yang mengurangi kualitas, rasa, dan tekstur susu. Setelah Anda minum susu basi akan muncul gejala yang tidak mengenakkan, terutama di bagian perut. Untuk menanganinya, ada beberapa tips pertolongan pertama minum susu basi.
Sebagian besar susu yang beredar di pasaran umumnya adalah susu yang sudah dipasteurisasi. Proses pasteurisasi berguna untuk mematikan berbagai jenis bakteri di susu yang menjadi penyebab penyakit, seperti bakteri E. coli, Listeria, dan Salmonella. Dengan begitu, susu dapat disimpan lebih lama dan dipasarkan secara luas.
Namun, susu dapat kembali terpapar bakteri saat kemasannya dibuka dan dibiarkan dalam suhu ruangan. Bakteri-bakteri tersebut akan berkembang biak sampai akhirnya menyebabkan susu basi.
Susu Basi dan Ciri-Cirinya
Tanda susu basi bisa terdeteksi dari bau, rasa, tekstur, dan warnanya yang berubah. Saat susu mulai basi, baunya menjadi asam dan tengik. Rasanya juga berubah menjadi agak masam akibat asam laktat yang diproduksi oleh bakteri. Makin lama, susu basi akan berlendir, menggumpal, dan berwarna kuning kusam.
Perlu diingat bahwa susu basi tidak bisa dikonsumsi layaknya yoghurt. Pasalnya, susu basi mengandung bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Sementara itu, yoghurt dibuat melalui fermentasi susu menggunakan bakteri probiotik tertentu, seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
Dengan kata lain, susu basi adalah minuman yang tidak layak konsumsi sedangkan yoghurt merupakan produk fermentasi susu yang aman dan menyehatkan tubuh, efek Minum Susu Basi. Minum 1 atau 2 teguk susu basi tanpa sengaja biasanya tidak berbahaya. Namun, mengonsumsinya dalam jumlah sedang atau banyak dapat menyebabkan keracunan makanan. Beberapa gejala keracunan akibat minum susu basi adalah:
Namun, susu dapat kembali terpapar bakteri saat kemasannya dibuka dan dibiarkan dalam suhu ruangan. Bakteri-bakteri tersebut akan berkembang biak sampai akhirnya menyebabkan susu basi.
Susu Basi dan Ciri-Cirinya
Tanda susu basi bisa terdeteksi dari bau, rasa, tekstur, dan warnanya yang berubah. Saat susu mulai basi, baunya menjadi asam dan tengik. Rasanya juga berubah menjadi agak masam akibat asam laktat yang diproduksi oleh bakteri. Makin lama, susu basi akan berlendir, menggumpal, dan berwarna kuning kusam.
Perlu diingat bahwa susu basi tidak bisa dikonsumsi layaknya yoghurt. Pasalnya, susu basi mengandung bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Sementara itu, yoghurt dibuat melalui fermentasi susu menggunakan bakteri probiotik tertentu, seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
Mual, Muntah-muntah, Pusing kepala, Sakit perut yang melilit, diare efek buruk setelah minum susu basi biasanya memang tidak langsung muncul, melainkan baru terjadi setelah beberapa jam atau beberapa hari mengonsumsinya. Gejala ini umumnya bersifat ringan dan bisa membaik dengan sendirinya dalam waktu 48 jam. Namun, kondisi ini tetap harus ditangani dengan benar agar Anda terhindar dari bahaya dehidrasi dan infeksi yang mungkin terjadi.
Efek buruk setelah minum susu basi biasanya memang tidak langsung muncul, melainkan baru terjadi setelah beberapa jam atau beberapa hari mengonsumsinya. Gejala ini umumnya bersifat ringan dan bisa membaik dengan sendirinya dalam waktu 48 jam. Namun, kondisi ini tetap harus ditangani dengan benar agar Anda terhindar dari bahaya dehidrasi dan infeksi yang mungkin terjadi. (Rief)






