Jemput Bola! Anggota DPRD Jombang ‘Turun Gunung’ ke Dapil, Siap Borong Aspirasi Rakyat di Reses Cawu II 2026

  • Whatsapp

Jombang,Ankasapost.Id-Genderang masa reses Catur Wulan (Cawu) II Tahun 2026 resmi ditabuh. Terhitung mulai Jumat (27/3/2026), sebanyak 50 wakil rakyat di DPRD Kabupaten Jombang resmi meninggalkan kursi empuk gedung dewan untuk sementara waktu. Bukan untuk berlibur, melainkan untuk “turun gunung” menemui konstituen di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

 

Bacaan Lainnya

 

Keputusan ini disahkan dalam Rapat Paripurna Internal yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, didampingi para Wakil Ketua, Donny Anggun dan M. Syarif Hidayatullah.

 

Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, menegaskan bahwa masa reses adalah momen krusial bagi anggota dewan untuk melepas sekat birokrasi dan mendengar langsung “curhatan” warga.

 

“Ini adalah komitmen kami. Anggota DPRD tidak boleh hanya duduk di belakang meja. Melalui reses, kami hadir langsung mendampingi masyarakat, merasakan persoalan mereka, dan mencari solusinya bersama-sama,” tegas Hadi dengan penuh semangat.

 

 

Para legislator Jombang ini akan memotret berbagai kebutuhan mendesak masyarakat secara mendetail, di antaranya.

 

Infrastruktur Desa: Mulai dari perbaikan jalan lingkungan hingga saluran irigasi. Ekonomi Kerakyatan: Program pemberdayaan UMKM dan bantuan modal usaha. Kesejahteraan Sosial: Akses kesehatan dan pendidikan secara merata.

 

 

Hadi Atmaji memastikan bahwa setiap suara yang ditampung selama reses tidak akan menguap begitu saja. Seluruh usulan warga akan diolah menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

 

 

“Hasil reses ini bukan sekadar catatan di atas kertas. Aspirasi ini adalah ‘bahan bakar’ kami untuk diperjuangkan dalam program pembangunan daerah. Kami ingin pastikan percepatan pembangunan di Jombang benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat,” pungkas politisi senior tersebut.

 

 

Masa reses adalah kesempatan emas bagi warga Jombang untuk menyampaikan keluhan atau ide pembangunan secara langsung tanpa perantara. Jika Anda memiliki masalah di lingkungan sekitar, inilah saatnya berbicara langsung kepada wakil rakyat.(Din)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *